Senin, 05 Desember 2016

Trip To Jakarta : Perjalanan Tanggung di Kota Tua

       Meskipun kota tua adalah salah satu destinasi yang saya idam-idamkan selama tinggal di Jakarta,namun saya cukup bingung bagaimana mendeskripsikan panjang lebar tempat ini karena emang waktu nyampe disana cuma foto-foto bangunan yang ada disana dari luar,suasana yang cukup ramai dan sudah sore membuat saya kurang fokus mengeksplorasi kota tua,padahal di Kota tua terdapat berbagai macam museum,namun tidak satupun saya masuki pada waktu itu.sayang 😢

       "Naik Taksi atau naik ojek online nih ? " saya sempat bertanya ke Rusydi selesai mengunjungi Monas.eh iya,tiba-tiba saya teringat kalau Rusydi pingin naik Bajaj "gimana kalau naik Bajaj aja ?" saya merubah pertanyaan saya dan langsung di setujui oleh Rusydi,tetapi sebelum naik harus deal-dealan harga dulu ke abang Bajajnya,awalnya abang bajaj minta Rp 50.000,- karena budget kami tidak setinggi itu maka abang Rusydi menawar dan akhirnya disetujui harga Rp 30.000,- untuk menuju ke Kota Tua.



      Sampai di kota tua,kami turun di depan Museum Bank Indonesia.rencananya sebelum foto-foto kami ingin makan dulu karena sejak perjalanan dari monas kami belum makan sama sekali,akhirnya kami memilih abang penjual Nasi goreng kaki lima di sekitar kota tua,setelah kenyang makan saya dan Rusydi melanjutkan perjalanan untuk berkeliling Kota tua,entah karena hilang fokus kekenyangan atau apa saya lupa foto Museum Bank Indonesia yang ada di pinggir jalan tadi.padahal saya pulangnya melewati jalan lainnya.

      Arsitektur yang ada di Kota tua mengingatkan saya akan arsitektur yang ada di Braga dan Jalan Asia-Afrika,Bandung ,Bangunan khas Eropa tempo dulu.teriknya matahari siang menjelang sore hari itu dan juga ramainya pengunjung membuat kunjungan kali ini sedikit kurang nyaman.tapi tak mengurangi antusiasme saya untuk foto-foto bangunan yang ada di kota tua.

      Karena kurangnya refrensi yang saya baca dan baru pertama kali ke Kota tua saya tidak terlalu banyak tau kalo di Kota Tua terdapat berbagai macam Museum yang bisa di kunjungi dan waktu kunjungannya hingga jam berapa,jadi waktu saya berkunjung ke Kota tua hanya memotret keindahan kota tua dari luar,padahal kan bisa dimasuki.mungkin karena kelelahan dan mengira sore itu museum itu sudah pada tutup jadi tak berniat untuk masuk kedalam museum-museum itu.

     Jadi di kota tua terdapat Museum Fatahillah,Museum Bank Indonesia,Museum Wayang,Museum Seni rupa dan keramik serta Museum Bank Mandiri,selain itu di kota tua juga menyediakan penyewaan sepeda , hati-hati kalau berjalan karena banyak juga anak-anak yang menyewa sepeda yang kadang "hilang kontrol" entah karena gak bisa ngerem atau bawanya terlalu kencang.disinilah saya baru sadar mengapa pengendara motor di jalan raya harus berusia diatas 17 tahun.hahaha

      Berikut ini sedikit foto ketika saya berada di Kota tua :


 

kafe yang ada di Kota Tua




museum Fatahillah dari samping


asiknya gandeng pacar,lah saya cuma gandeng kamera 😕



 cakep banget bangunannya




museum Wayang




museum Seni rupa dan Keramik

kantor pos

bendera yang sudahusang berkibar diatas kantor pos,suasana jadi makin tempo dulu

Stasiun Jakarta kota yang jaraknya tidak jauh dari Kota Tua





  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar