Rabu, 01 Februari 2017

Trip To East Java : Kampung Wisata Warna-Warni Jodipan


      Jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saudara saya,hanya dengan berjalan kaki saja sudah tiba di tempat wisata yang sedang naik daun di Kota Malang ini.Kampung Wisata Warna Warni Jodipan menjadi destinasi wisata baru di Kota Malang.beberapa tahun lalu ketika saya masih tinggal di Malang kampungnya belum seperti ini.masih seperti kampung-kampung biasa dan malah dulu sepertinya terlihat lebih kumuh.

      Tiap berkunjung ke tempat saudara saya yang ada di Temenggungan saya selalu melewati jembatan brantas yang ada di dekat Stasiun Kota Malang,namun beberapa bulan lalu ketika pulang ke Malang sepertinya ada yang berbeda,banyak orang yang berkerumun diatas jembatan brantas untuk mengabadikan foto.awalnya saya tidak tau apa yang sedang terjadi,kiraiin ada orang yang loncat dari atas jembatan.namun ternyata sekumpulan orang-orang tersebut sedang mengabadikan momen keindahan Kampung warna warni.

      Liburan Natal dan Tahun Baru kemarin saya sempatkan untuk pulang ke kota Malang,ketika tiba di ota Malang saya sudah merencanakan untuk pergi ke Kampung Wisata Warna-warni.tapi cukup sulit mencari waktu karena mager (males gerak) nyaman banget tinggal dirumah,setelah beberapa bulan hidup di kos-kosan.berhubung ada saudara saya yang pingin main kesana sekalian aja saya ikutan,kebetulan saya juga pingin tau ada apa aja sih kok rame banget ?

      Jalan kaki kurang lebih 10 menit dari rumah saudara saya,kami sudah tiba di Jembatan Brantas.menurut patok yang ada disitu,disinilah titik 0 Km Kota Malang,namun menurut Pemkot Malang titik 0km Kota Malang berada dikawasan alun-alun-tepatnya dibawah jembatan penyebrangan.lah,jadi mana yang benar ? hahaha. hal ini sempat menjadi pembahasan beberapa waktu di salahsatu akun twitter,dan saya langsung mendatangi patok 0 Km yang ada di dekat Jembatan Brantas untuk foto patok tersebut 😂😂😂😂


      Kembali lagi ke pembahasan Kampung Wisata Warna-warni,suasana pagi menjelang siang hari itu ? maceeettt bangggeettt...kalo dulu setahu saya macetnya cuma satu arah,sekarang macetnya dua arah.pokoknya malang sekarang macetnya luar biasa deh,apalagi kalau hari libur,harus sabaaaarrr..banyak orang yang berfoto dipinggir jembatan brantas,ini mungkin juga menarik bagi pengendara motor dan mobil apa yang sedang terjadi.






       Saya berjalan menuju ke jalan Temenggungan Ledok atau biasa disebut Kampung 3D,disebut kampung 3D karena disini banya lukisan-lukisan 3 Dimensi didepan rumah penduduk,berjalan di kampung 3D tidak dipungut biaya,paling hanya biaya bagi pengendara motor yang parkir di kampung ini. saya akui ini merupakan salahsatu kelebihan pemerintah Kota Malang yang dapat melihat potensi di daerahnya,karena dibuatnya Kampung wisata ini,perekonomian penduduk di Kampung Wisata ini sudah pasti meningkat,dari yang dulunya hanya kampung biasa atau malah bisa di bilang kumuh,sekarang para penduduknya bisa mendapatkan pemasukan dari wisatawan yang datang.

 











    Karena dibawah tidak ada jembatan penyebrangan untuk menyebrangi sungai ke kampung sebelahnya,maka saya kembali keatas melewati jembatan embong Brantas untuk menuju kampung sebelah.di kampung "sebelah" ini para wisatawan dipungut biaya Rp 2000,- untuk biaya perawatan kampung agar tetap menarik ketika dikunjungi.suasana yang ada di kampung ini tidak jauh berbeda dengan apa yang ada di kampung sebelah tadi.ketika baru masuk gapura saya di sambut oleh seekor kucing yang ada disitu,kucing ini pinter banget buat jadi model foto-foto saya,karena ketika disentuh saja dia bisa berubah gaya.hahaha 😂😂😂












    Selesai sudah kunjungan saya ke Kampung Wisata Warna-warni,mungkin ini adalah tempat wisata terdekat yang pernah saya kunjungi,karena dengan hanya berjalan kaki saya bisa langsung sampai ditempat ini. :)

Baca Juga :


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar