Selasa, 03 April 2018

Trip To Yogyakarta : Dapet Penginapan.... Dekat Sarkem

   Sebelum berangkat ke Yogyakarta,semua sudah dipersiapkan dengan matang,mulai dari tujuan kita selama di Jogjakarta,penyewaan kendaraan hingga tiket perjalanan.namun satu yang tidak di persiapkan dengan matang yaitu penginapan.karena kami mengusung perjalan yang murah dan efisien,maka penginapan yang akan kita tempati harus murah dan efisien,dari Kota Malang saya sempat mencari namun tidak langsung memesan,mungkin nanti saja ketika tiba di Jogjakarta pikir saya.

   Setelah mengunjungi Pantai Parangtritis,saya segera kembali ke Kota untuk mencari tempat penginapan,saya mendapatkan referensi penginapan dari google maupun teman saya yang tinggal di jogja,saya mencari yang terdekat dengan kawasan Malioboro,akhirnya gak berapa lama dapatlah penginapan di daerah Jalan Sosrowijayan,kalo ukuran rating 1-10 tempat ini saya kasih 4,5,kenapa ? karena menang murahnya saja,memang harga itu sesuai fasilitas yang akan di dapatkan.yang penting bisa dibuat tidur satu malam saja dan alamdulillah tidur malam itu nyenyak ! di Jalan Sosrowijan ini terdapat banyak penginapan,tinggal bagaimana kita pandai memilihnya saja.



  Sore menjelang malam,saya berjalan kaki menuju kawasan Malioboro,beberapa tahun silam saya sempat mengunjungi jogjakarta namun tidak sempat berjalan-jalan disekitar Malioboro,kawasan Malioboro ini terkenal sekali bagi turis lokal maupun Mancanegara dengan berbagai macam hiburannya,mulai dari kuliner,fashion hingga orkes musik angklung.yang saya sebutkan paling terakhir ini yang menurut saya paling menarik.



>





  Karena saya ngefans sama mbak Via Vallen,sebelum berangkat ke Yogyakarta saya sempat melihat di Youtube orkes angklung jalanan di Malioboro memainkan lagu-lagu dangdut yang sedang "booming",kali ini saya akan menyaksikan langsung aksi mereka,ternyata di sepanjang jalan Malioboro ada beberapa aksi orkes angklung.suasana Malioboro malam itu sangat ramai sekali meskipun kota jogja sempat diguyur hujan deras. 





   Di Malioboro,malam itu saya berjalan kaki hingga titik nol kilometer kota Yogyakarta,berhubung malam itu setelah hujan deras dan suasananya cukup ramai saya memutuskan tidak membawa kamera saya,jadi selama di malioboro saya hanya mengambil foto menggunakan kamera handphone saya saja.






   Sepulang dari Malioboro saya sempat makan di angkringan dan setelah itu melihat Tugu Jogja,saya tidak lama ada disini karena sudah larut malam dan besok pagi harus melanjutkan ke destinasi yang sudah direncanakan.ketika akan kembali ke penginapan tiba-tiba ada seorang tukang becak menawarkan,"ayo mas,satu jam 300 ribu,setengah jam 180 ribu " saya berpikir,tidak mungkin harga keliling naik becak semahal itu.ohhh...ternyata maksudnya "itu".kawasan ini sangat dekat dengan Pasar kembang ( sarkem ),kawasan prostitusi yang cukup terkenal di Jogjakarta,beberapa waktu lalu saya dengar prostitusi ini sudah hilang,ternyata masih "samar-samar".








  Tidur Nyenyak karena agenda yang cukup padat,esok pagi akan mengalami petualangan yang tidak kalah serunya...

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar