Selasa, 29 Oktober 2019

Trip To West Java : Ziarah Makam Sunan Gunung Jati

   Perjalanan di Pulau Sumatera telah usai dan sekarang saatnya kembali ke Pulau Jawa untuk pulang kerumah,namun sebelum tiba di Kota Malang kembali,ada beberapa Kota yang harus di singgahi termasuk Kota Cirebon,Kota yang selama ini selalu membuat saya penasaran untuk datangi,dan sempat kepikiran pingin backpackeran kesini.untung saja saya urungkan dan akhirnya ada kesempatan untuk mampir di Cirebon.

  Nyaris 24 Jam ! waktu yang harus ditempuh perjalanan dari Prabumulih menuju Kota Bandung.saya mampir di Kota Bandung dulu karena harus mengantarkan oleh-oleh dari Prabumulih utnuk saudara-saudara yang ada di Bandung,berangkat pukul 7 pagi,sampai di Bandung juga pukul 7 pagi keesokan harinya,ini semua akibat jembatan putus didaerah Mesuji yang menyebabkan macet,dan juga kemacetan di Cikarang pada jam 1 dini hari akibat pengerjaan proyek.

   Beristirahat sebentar di rumah saudara yang ada di bandung sekalian bersilaturahmi ke tempat saudara-saudara yang ada di Bandung,tidak sempat main kemana-mana sore harinya kami melanjutkan perjalanan ke Cirebon untuk menginap semalam disana.Cirebon ! salahsatu kota yang ingin saya datangi karena setiap naik kereta dari Malang menuju Jakarta,Kota Cirebon selalu menjadi tempat transit,makanya saya sempat ngebet banget pingin kesini dan kesampaian.

   Karena lelahnya perjalanan dan juga istirahat di Bandung yang kurang maksimal,begitu sampai Cirebon saya langung tidur nyenyak sekali.malam itu padahal rencananya pingin browsing tempat-tempat yang ingin dikunjungi di Cirebon,namun saya langsung terlelap.pagi,bangun,sarapan,langsung merencanakan berkunjung kesebuah tempat,yaitu Makam Sunan Gunung Jati,ini adalah kali pertama saya mengunjungi makan salah satu Wali Songo.

   Sunan Gunung Jati adalah salahsatu dari sembilan wali yang menyebarkan agama Islam di Indonesia.Syarif Hidayatullah atau yang lebih dikenal sebagai Sunan Gunung Jati adalah seseorang yang menyebarkan agama islam di wilayah Kota Cirebon,beliau juga sempat bersyiar menyebarkan agama Islam hingga ke Banten,beliau wafat pada 1568 Masehi pada usia 120 tahun,untuk lebih jelas mengenai sejarah beliau,silahkan baca di wikipedia.

   Sampai di area makam,kami bertemu seorang guide yang mengantarkan kami keliling makam,bercerita mengenai sejarah Sunan Gunung Jati berserta sejarah makam yang ada disini,pada saat itu banyak juga masyarakat yang sedang berziarah dan mengirimkan do'a untuk beliau,di makam Sunan Gunung Jati ini,kita tidak bisa melihat langsung wujud makam Sunan,hanya orang-orang tertentu dan di waktu tertentu saja pengunjung dapat melihat langsung makam beliau.














   Satu hal yang cukup mengganjal dari tempat pemakaman ini adalah banyaknya warga yang meminta sumbangan,setiap berjalan sedikit ada yang meminta,jujur bukan area pemakamannya yang buat takut,namun cara warga yang meminta dengan cara sedikit memaksa yang membuat saya takut ( eh...tapi area pemakamannya juga sih sebenernya).semoga pemerintah daerah bisa menata tempat ini agar memudahkan bagi peziarah yang ingin wisata religi ditempat ini dengan sedikit kenyamanan.


Baca juga :

1 komentar:

  1. Jadi kangen ke sini lagi.. Btw keren field reportnya..

    https://zaeabjal.blogspot.com/2014/01/jr-ziarah-ke-makam-sunan-gunung-jati.html?m=1

    BalasHapus